Langsung ke konten utama

Cara Hidup di Asrama

Assalamualaikum wr.wb
Salam kenal dari cici ya. Nama aslinya Fhisilmi Kaffah, tapi biasanya dipanggil cici. Disini cici mau berbagi cerita ni tentang pengalaman cici hidup di asrama. Oh iya, dulu cici sekolah di SMAN PINTAR KUANTAN SINGINGI,RIAU. Sekolahnya boarding school (asrama). jadi ceritanya disini cici mau sharing tentang gimana sih caranya ngatur waktu di asrama agar waktu kita efektif semua dan tidak sia-sia. Insya allah cici punya banyak pengalaman tentang bagaimana awalnya hidup diasrama, punya kenalan baru, takut sama teman-teman yang semuanya pintar semua.
Pertama, awal masuk asrama adalah hal yang menegangkan dan bikin penasaran. Awalnya pengen cepat-cepat masuk asrama, dan pada malamnya timbul rasa segan dalam hati, malas dan takut ke asrama. kalau di sman pintar, masuk asrama pertama di antar orang tua dan melengkapi segala keperluan di asrama. di sekolah cici asramanya pulang sekali dalam dua minggu. Cukup lama tapi pas sih dari pada sekali sebulan.
Malam pertama dan hari-hari mos adalah hari yang menegangkan. Di asrama harus melaksanakan shalat berjemaah di mushalla dan belum boleh pulang sebelum ada perintah. Kalau udah di bolehin sama abi atau ustadz baru deh boleh kembali ke asrama buat makan atau istirahat. Di asrama kita bisa main berdiam diri di kamar untuk belajar atau melakukan kegiatan lain ataupun kita bisa pergi kekamar kawan, untuk silaturahmi, cerita ataupun meminjam sesuatu. Kalau hidup di asrama kita harus mandiri, dan tidak boleh bergantung (manja) dengan orang tua. Di asrama LEBIH BAIK nyuci sendiri, karena akan melatih diri kita agar jadi anak yang mendiri dan juga hidup kita jadi sehat. Karena bagi kami mantan anak asrama, nyuci adalah sebagian dari olahraga. Walaupun gak ikut daddy subrantas olahraga, kami udah olahraga nyuci di kamar mandi. Jadi intinya di asrama harus jadi anak mandiri dan gak usah cengeng.
Kemudian kalau di asrama harus bisa membagi waktu, agar waktu belajar, bermain, organisasi ataupun wakt tidur harus seimbang. Pengalaman kalau diasrama, tidur adalah kegiatan favorit dan sangat di idamkan. Kalau ada ‘jam kosong’ anak asrama kadang memanfaatkan waktunya untuk tidur, tapi sebaiknya adalah kamu memanfaatkan waktu untuk belajar ataupun mengulang pelajaran. Cici biasanya kalau ada jam kosong ataupun hari sabtu atau minggu kosong cici biasanya mengulang pelajaran dan membuat tugas yang diberikan guru, walaupun tugas itu waktu pengumpulannya masih lama.
Hidup di asrama tanpa belajar bagai taman tak berbunga. Karena bagi cici belajar itu adalah sebuah kebutuhan dan kewajiban. Jadi anak IPA dan bersaing dengan orang-orang pintar sekabupaten adalah hal yang luar biasa bagi anak seperti cici. Berusaha belajar agar orang tua bangga dan uang pemerintah (APBD) tidak terbuang sia-sia. Biasanya kalau diasrama kami sering begadang mengerjakan tugas. Tapi cici lebih sering begadang sendiri di kamar, karena kalau di tempat kawan cici kurang konsentrasi. Jadi rata-rata waktu yang cici habiskan diasrama adalah di meja belajar dan didepan laptop dan buku. Hal itulah yang membuat cici bahagia dan semangat.
Untuk teman-teman semua yang jadi siswa baru ataupun mahasiswa baru di asrama, harus bisa menyeimbangkan diri ya. Waktu untuk belajar dan waktu untuk main dan juga waktu untuk tidur. Harus jadi anak asrama yang baik ya. Tungguin cerita anak asrama dari cici selanjutnya ya.
Wassalamualaikum wr.wb

By : Fhisilmi Kaffah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

assalamu'alaikum wr.wb salam perkenalan dari saya. Saya FHISILMI KAFFAH ANWAR, panggilannya cici. saya pelajar dan bersekolah di sman pintar kuantan singingi. say hobi menulis mencurahkan apa yang saya rasa. Saya selalu menuangkannya dalam buku catatan harian. saya juga seorang penulis puisi dan pemikir sejati. hehe.. saya dulunya ragu mau buat blog, tapi atas saran dan motivasi hidup saya, akhirnya terciptalah blog ini.. saya ingin menjadi penulis sebenarnya yang menulis apa yang ia rasa. untuk awal ini saya persembahkan sebuah puisi tentang krisis budaya di tengah peradaban dunia Sebelit Luka Tanah Tumpah Fhisilmi kaffah anwar Sebukit pilu di ujung nafas Semburat pedih di tengah ratapan Sempena hiruk pikuk memekak telinga Entah berapa kali nada-nada gila itu menyerang Membuyar dalam lamunan pilu Menyentak dalam kepedhan luka Sang mamak sontak tertunduk pilu Sang emak melolong jeritan perih Abad memakan waku Meransang tampak kerikil hidup Dura datan...
CERPE sahabat, cerpen ini adalah cerpen pertama saya. mungkin terdapat banyak kesalahan, karena saya baru pemula. selamat membaca   Setetes Embun dalam Duka Fhisilmi Kaffah Anwar Semilir angin pagi berhembus perlahan. Menyibak wajahku dalam alunan kesendirian. Mentari tak kunjung datang, awan kelam setia menemani. Ku terpaku menatap keluar sana, menopang daku, menarik nafas perlahan, menikmati setiap kenikmatan yang kuasa. Embun lagi, menyapa tanganku yang kaku tanpa kasih. Senyum ku hambar, karena luka nan tertahankan. Sapaan orang kepadaku, ku sambut hangat walau hati di rundung perih. Mengapa tidak ? aku hidup dalam lingkungan ratusan orang. Seatap bersama mereka. Hidup berasrama memang indah, ada sejuta kenangan di dalamnya. Desember menerpaku di pagi selasa ini. Mengingatkanku di kenangan desember silam. Tanganku tak beranjak dari embun ini. Seakan ia ingin membuka kembali cerita nan telah kututup jauh di dalam relung hatiku. Seragamku terpasang indah di suk...